NAPAK TILAS ATROK

Sabtu, 27 Februari 2016

CURUG 11, SURGA TERSEMBUNYI DI GUNUNG MANGLAYANG

Sampurasun dulur salembur baraya sakota

Pada kesempatan kali ini kami akan sedikit memberikan informasi mengenai suatu tempat yang mungkin jarang dijamah oleh orang yaitu Curug 11 di Gunung Manglayang, mendengar nama curug 11 Gunung Manglayang mungkin sedikit asing ditelinga kita, ini karena tempat ini jarang diketahui oleh orang.Bahkan ketika kami searching google tidak ada satupun Artikel yang menjelaskan tentang Curug 11 yang ada hanya curug Cilengkrang dan Curug antani.Maka dari itu kami berniat meng explore Curug 11 ini.Awalnya kami tahu Curug 11 dari para senior atrok yang sudah pernah menjelajah Curug 11.Mendengar cerita para senior kami tentang curug 11, kamipun cukup tertarik untuk mencobanya dan untuk mencoba hal baru selain mendaki gunung. Menurut senior kami, Kita harus memanjat curug demi curug untuk dapat sampai di curug 11 karena tidak ada jalan disamping curug, jika membuat jalan sendiripun sangat sulit karena kemiringan tebingnya yang cukup curam.Curug 11 letaknya ada di ujung barat Gunung Manglayang tepatnya tidak jauh dari Curug Cilengkrang seperti yang terlihat dipeta yang kami buat dibawah ini.Jika anda mempunyai hoby panjat tebing mungkin Curug 11 pantas untuk di coba.




Curug 11 berada di sebelah barat curug cilengkrang

Rute menuju curug 11 masih sama dengan curug Cilengkrang, kita masuk dari cilengkrang 1 menuju Curug Cilengkrang.Setelah sampai di Curug Cilengkrang ada 2 jalur menuju Curug 11 yaitu bisa masuk bisa masuk dari curug Cilengkrang atau kita masuk dari jalur motor cross yang yang ada di sebelah Curug Cilengkrang seperti yang terlihat  pada peta diatas.
jika kita masuk dari Curug Cilengkrang setelah sampai di curug paling luas dan terdapat saung milik petani tidak jauh dari sana terdapat jalan yang sudah di cor kita tiggal mengikuti jalan itu saja. setelah sampai di atas jalan tersebut ada persimpangan kita ambil jalur kiri menuju atas bukit sebelah barat Curug Cilengkrang. Jalanya tertutupi oleh rimbunya rumput - rumput liar yang tumbuh di sana karena jarang di lewati oleh orang namun terdapat pipa paralon milik warga yang menuju ke bak penampungan air. Seperti yang terlihat foto di bawah.

Foto di Curug Cilengkrang sebelum jalan yang di cor


jalan menanjak sebelum persimpangan

Setelah sampai di atas bukit kita tinggal berjalan lurus menuju ke barat sampai menemui bak penampungan air, tidak jauh dari situ terdapat pohon bambu pohon bambu yang cukup rimbun dan di bawah pohon bambu ada jalan akses masuk Curug 11.
kamipun memasang petujuk arah untuk mempermudah orang yang ingin menuju kesana.

Plang yang di pasang di pohon pinus yang terdapat di jalan masuk menuju curug

Jalan menuju curug 1 cukup rimbun oleh rumput liar yang tumbuh disana untungnya kami membawa parang untuk membuka jalan yang tertutupi oleh rumput yang menutupi jalan. Utuk menuju curug satu hanya membutuhkan waktu +- 20 menit kita tinggal mengikuti jalan saja setelah menemui persimpangan kita turun kebawah menuju batu yang di bronjong di situlah letak curug satu, di area curug satupun di tutupi oleh rimbunya pohon bambu ini penyebab orang yang tidak tahu tentang keberadaan curug ini.

Jalan menuju curug 1 tertutup oleh tanaman liar sepanjang jalan 

Curug 1




foto curug 1


 curug 1 lebih tinggi dan lebih indah di bandingkan Curug Cilengkrang, sangat di sayangkan curug ini tidak di ketahui banyak orang. Setelah berfoto sejenak kamipun melanjutkan ekspedisi kami menuju Curug 2. Untuk menuju curug 2 kami mengikuti cara senior kami dengan memanjat curug 1, bedanya kami mengunakan tali untuk membantu memanjat. di awali oleh teman kami Iwong yang memanjat duluan untuk mengikatkan tali di pohon yang berada di atas curug. teman kami mengalami sedikit kesulitan saat memanjat karena air curug sangat deras dan bebatuan di penuhi lumut, kamipun harus melepas sepatu kami agar tidak licin saat memanjat. Setelah tali terikat di pohon yang lain mulai memanjat dengan di bantu tali. Setelah melewati di curug 1 baju dan elanakami basah karena air curug yang cukup deras. kami melanjutkan perjlanan dengan mengikuti aliran air untuk dapat sampai di curug 2 jaraknya pun tidak jauh, kurang dari 10 menit kami sudah sampai di curug 2. Curug 2 lebih tinggi  dan lebih curam  namun  lebih kecil dari curug 1. 

Foto Curug 2
Kami tidak memanjat Curug 2 karena cukup curam kamipun memilih membuat jalan sendiri lewat samping curug dengan menembus rimbanya tebing di samping curug, ternyata lebih lama dan lebih sulit karena kami memutar jalan keatas, salut untuk para senior kami yang mampu memanjat curug 1-11 tanpa mengunakan alat bantu apapun . kita pun langsung sampai diatas curug 3. Curug 3 lebih pendek dari curug 1&2.

Foto curug 3 dari atas
Dari curug 3 menuju curug 4 jaraknya tidak jauh berbeda dengan curug 1&2.Curug 4 lebih curam dari curug 2, Curug 4 lebih mirip seperti dinding kemiringannya mencapai 90 derajat.Kamipun kembali memlih jalan memutar untuk melewati curug 4. setelah sampai diatas curug 4 kami menemukan jalan menuju curug 5, sepertinya ada jalan langsung menuju curug 5 yang dibuat oleh warga untuk memasang pipa air yang di alirkan ke permukiman.
 




foto di curug 4


foto di curug5
curug 5 lebih pendek dari curug 4.kamipun memilih memanjat curug 5 menuju curug 6. Curug 6 jaraknya sangat dekat dari curug 5.Curug 6 hampir sama dengan curug 5 tidak begitu tinggi dan cukup landai membuat kami dengan mudah memanjatnya.

foto dicurug 6

foto saat memanjat curug 6

Setelah berjalan +- 10 menit kami sampai di curug 7. situasi di sekitar curug hampir sama dengan curg 4,5 dan 6 .Dibawah curug dipenuhi oleh dahan - dahan pohon yang berjatuhan.Curug 7 lebih tinggi dari curug 6 namun lebih landai .

Foto di curug 7 ( abaikan orang dalam foto anggap saja orbs haha)

Foto saat memanjat curug 7

Setelah melewati curug 5 - 7 yang tidak begitu extreme, kami kira tidak ada lagi curug yang terjal , ternyata perkiraan kami salah di Curug 8 kami disuguhi Curug yang cukup terjal namun tidak se terjal curug 4 ,Kami pun mencoba memanjatnya dengan dibantu tali untuk mempermudah kami dalam melakukan pemanjatan.Seperti di curug 1 Iwong yang pertama naik untuk mengikatkan tali, air di curug 8 lebih deras dari curug 1.

Foto di curug 8

Foto saat memnjat curug 8
Menuju curug 9 jalannya lebih sempit dipenuhi oleh bebatuan yang cukup besar.tapi jarak dari curug 8 ke curug 9 hampir sama seperti curug sebelumnya.Sampai di curug 9 kami langsung melanjutkan perjalan menuju curug 10 karena hari sudah mulai sang. Curug 9 Lebih pendek dan kecil dibandingan curug sebelumnya.





Sesampainya di curug 10 kami langsung mencari tempat untuk , karena cacing di perut sudah mulai berdemo.haahah
Curug 10 dan 11memiliki ketinggian yang hampir sama dengan curug 6 namun lebih terjal.
Susah mencari tempat yang datar disini karena kondisi lereng yang cukup curam.Kami pun memutuskan memasak di tempat seadanya diantara curug 10 dan 11.Kamipun mulai memasak nasi liwet serta ikan asin tidak lupa hati maung a.k.a jengkol disertai tahu dan tempe sebagai menu wajib kami jika menjelejah hutan.kami seiit kesulitan menyalakan api karena kayu bakar yang ada disna basah semua, Untungnya kami terbiasa menggunakan kayu bakar untuk memasak jadi kam tahu car agar kayu bakar yang basah bisa mudah terbakar, aitu dengan cara memotong menjdi bagian kecil kayu tersebut supaya mudah terbakar dengan dibantu pelepah bambu yang kering atau daun - daun kering.setelah menyala kayu bakar yang besar disimpan di dekat api agar kering setrlah cukup kering akan mudah terbakar.
Kami tidak sempat berfoto karena hari sudah mulai gelap akan turun hujan.Selesai makan kami melanjutkan perjalanan untuk pulang.Dengan merintis jalan sediri menuju ke puncak bukit di sebelah timur curug 11.Jalannya sangat licin dan curam harus ekstra hati - hati . Di tengah bukit kami melihat ada hutan pinus di puncak bukit , yang kami tahu jika ada hutan pinus pasi ada jalan seapak disana.Sampai dipuncak bukit dugaan kami benar .Kamipun mengikuti jalan tersebut dan sampai kembali di tempat pertama kami masuk curug 1.Setelah itu kami mengambil jalan kekanan dan turun kembali ke curug cilengkrang dan melanjutkan perjalanan ke tempat penyimpanan motor di warung sebelum pintu masuk curug cilengkrang. Itu lah catatan perjalanan kami menaklukan curug 11.

Jika kalian ingin mencoba menaklukan terjalnya Curug 11 sangat disarankan untuk mambawa peralatan khusus demi keselamatan. Kami siap membantu menunjukan jalan jika kalian ingin mencoba memanjat curug 11.Sampai disini expedisi curug 11 tunggu ekspidisi kami berikutnya mencari tempat - tempat atau gunung - gunung yang jarang dijamah oleh orang.

Salam rimba dari kami ATROK  EST - 1997 !!




JALUR PENDAKIAN GUNUNG MANGLAYANG

Asalammualikum wr.wb
Salam sejahtera semuanya.

Pada kesempatan kali ini Atrok akan memberikan sedikit informasi mengenai rute yang bisa dilalui menuju puncak Gunung Manglayang semoga bermanfaat bagi anda yang ingin pergi ke gunung manglayang.
Setau kami Rute menuju Puncak Gunung Manglayang ada 8 jalur yang bisa dilewati seperti yang telihat di peta dibawah yaitu :
- Tugu Kostrad
- Curug Cilengkrang
- Batu kuda ( ada 2 jalur pendakian )
- Palintang
- Unpad Jatinangor ( ada 2 jalur pendakian )
- Tanjung Sari

Garis warna kuning menunjukan jalan menuju puncak


Langsung saja kita bahas satu persatu 
Puncak via tugu Kostrad

Jalan ini disebut Tugu Kostrad Karena ada Tugu yang dibuat oleh Kostrad tepatnya sebelum puncak Manglayang, jalan ini juga sering dipakai untuk latihan TNI alias Tentara Nasional Indonesia bukan Tukang Ninyuh Indomie ya bro wkwk.Jika anda ingin ke puncak melalui jalan ini anda bisa masuk lewat cilengkrang 1 lalu menuju wisata curug cilengkrang, Setelah sampai di pintu masuk Curug Cilengkrang kita tinggal melihat ke arah barat tidak jauh dari pintu masuk ada jalan setapak yang biasa dipakai jalur motor trail atau kita bisa masuk melalui wisata curug cilengkrang tidak jauh dari pintu masuk ada jalan menuju punggung bukit disebelah barat setelah sampai di punggung bukit sebelah barat curug cilengkrang kita tinggal mengikuti jalan setapak menuju Tugu Kostrad.jika ada persimpangan jalan kita ambil yang lurus karena jalannya sama saja jalan dibuat memutar untuk jalur motor cross.intinya kita tinggal lurus saja mengikuti jalan sampai pohon pinus terakhir disana kita menjumpai pepohonan yang cukup rimbun dan ada jalan setapak disana, kita tinggal mengikuti jalan itu saja , tidak jauh dari situ terdepat persimpangan , kita kembali mengambil jalan yang lurus karena jalan yang belok kekiri menuju Palintang.Di depan tidak ada persimpangan lag jadi kita tinggal mengikuti jalan saja.Jika anda mengganggap trek Gunung Manglayang biasa saja tidak ada yang extreme anda harus coba jalur ini setelah mencoba silahkan berkomentar, lebaar jalan +- hanya 1 - 1,5m saja kiri kanan jurang yang kami maksud jurang benar - benar jurang kemiringan hampir 90derajat, ini alasan kenapa jalur ini sering dipakai untuk latihan Tni.Tepat dibawah Jurang sebelah kanan adalah Curug Cilengkrang dan dibawah jurang sebelah kiri adalah curug 11 .Menurut cerita yang kami dengar tepat 5meter dibawah tugu kostrad ada jalan kebawah menuju goa persembunyian jaman dulu, tepatnya berada diutara curug 11.Jika anda mempunyai hobi panjat tebing curug 11 mungkin cocok untuk anda .Untuk leih jelasnya tinggal klik link ini .http://atrokpenmbusrimba.blogspot.co.id/2016/02/curug-11-surga-tersembunyi-gunung.html
Kembali ke pambahasan
 Waktu yang di butuhkan untuk menuju Puncak jika melalui jalan ini +- 3 - 4jam .Jalan ini sangat jarang dilalui oleh pendaki.Disarankan jika anda ingin melewati jalan ini jangan di musim hujan.


jalan cukup extreme lebar jalan +- 1m

Jalannya pun cukup terjal

Puncak Via Curug Cilengkrang

Jika anda ingin melewati jalur ini rutenya sama seperti Tugu Kostrad, Kita masuk lewat Cilengkrang 1 Tidak jauh sebelum pintu masuk curug cilengkrang tapatnya di dekat warung ada jalan kekiri.Sekitar 100m dari persimpangan kita bakal menemui persimangan lagi , Kiri kanan sama saja dua - duanya bisa membawa kita ke puncak heheh.Jika kia mengambil kekiri kita bakal menemui persimpangan kembali kita tinggal mengambil jalan keatas saja karena jalan kebawah menuju curug cilengkrang, Waktu itu kami mengambil jalan yang kekanan karena bisa lebih cepat,untuk lebih jelasnya bisa dilihat dipeta diatas. Jalur ini sangat berbeda dengan Tugu Kostrad karena tidak ada jurang di kiri dan kanan yang ada hanya pohon pinus dan kopi milik warga sekitar . Kita tinggal menyusuri jalan setapak saja sampai di kebun kopi terahir , setelah kita sampai di kebun kopi terahir kita akan menemui jalan yang ditutupi oleh semak belukar  kita pun harus sedikit menyingkirkan semak belukar tersebut untuk membuka jalan.Mungkin karena jarang dilalui makanya ditumbuhi semak belukar seperti yang terlihat di foto.





Setelah berjalan melewati semak belukar kita kembali menemui jalan yang cukup terbuka , tidak jauh dari sana kita kembali menjumpai persimpangan, kita ambil jalan yang ke kanan karena yang lurus entah kemana .haha
Setelah mengambil jalan ke kanan sekitar +- 50m kita akan menemui petunjuk jalan, keatas menuju puncak kebawah situs batu kuda tepatnya kita berada di persimpangan sebelum puncak pertama. Seperti yang ditunjukan peta diatas .


Persimpangan batu kuda sebelum puncak 1

Setelah sampai di persimpangan Batu kuda kita banyak bertemu pendaki lain , Karena jalan batu kuda menjadi jalan yang sering dilalui pendaki menuju puncak manglayang. Dari sini puncak 1 sudah di depan mata kita tinggal berjalan keatas sedikit, satelah melewati puncak 1 kita akan menjumpai tebing setinggi 2m tapi tenang kawan tidak sulit untuk memanjat tebing karena banyak pijakan untuk kita naik keatas.Setelah sampai diatas tebing kita akan disuguhi pemandangan kota bandung terlihat jelas dari sini .

Foto saat diatas tebing
Foto saat memanjat tebing

Sekitar 1/2 - 1 Jam dari sini kita sudah bisa sampai di puncak utama Gunung Manglayang. Jik kita mendaki pada hari minggu di puncak manglayang banyak teman seperjuangan sesama pendaki disana, berbeda dengan 5 -10 tahun kebelakang kita jarang menemui sesama pendaki dipuncak manglayang.Kita lanjut ke jalur berikutnya cekidot

Puncak Via Batu Kuda

Jika anda ingin melalui jalur ini bisa dilewati dari beberapa jalur, Kami sarankan lebih baik lewat jalur Cileunyi, tepatnya lewat jalan yang belok kiri sebelum jl. Percobaan Cileunyi kab. Bandung (setelah terminal cileunyi jika dari arah garut/sumedang). Jika dari arah kota Bandung berarti ujung atau akhir dari Jl.Percobaan Cileunyi (jalan satu jalur), belok kanan. kami sarankan jalan ke situ karena tidak akan menemukan belokan, tinggal ikuti jalan itu sampai ke gerbang Batu Kuda. Saking mudahnya jalur ini untuk sampai ke lokasi Batu Kuda, tidak perlu bertanya pada penduduk sekitar untuk sampai ke lokasi wisata, karena ujung jalan ini adalah gerbang Wisata Batu Kuda. Kita hanya perlu membayar Rp.5000/orang untk masuk Batu kuda.Jika kita masuk lewat jalur ini kita akan disuguhi pemandangan hutan pinus yang cukup indah . Ada 2 jalur menuju puncak manglayang dari sini kita bisa mengambil lurus langsung dan sampai dipuncak pertama lalu melewati tebing sama seperti jalur curug cilengkrang seperti yang terlihat dipeta.Kurang lebih 2 jam kita bisa sampai di puncak pertama. Jalur yang satu lagi yaitu lewat baru beurem dan sampai dipuncak timur/puncak bayangan.

Hutan pinus di area wisata Batu Kuda


Petunjuk arah menuju puncak


Situs Batu Kuda


Puncak Via Jatinangor Kiara Payung

Untuk masuk jalur ini anda tinggal masuk ke kiara payung jatinangor lalu melewati bumi perkemahan kiara payung dari situ tinggal mengikuti jalan saja sampai ada jalan yang berbelok keatas tepatnya di daerah baru baeurem kab.Sumedang .jika bingung bertanyalah pada warg sekitar,malu bertanya sesat dijalan .hha
setelah kita melewati jalan berbatu diujung jalan kita akan menjumpai tempat parkir motor , dsitu kita dapat menitipkan kendaran kita .

jalan masuk menuju awal pendakian

Ada 2 jalur pendakian jika kita masuk lewat baru beurem.Tidak jauh dari tempat parkir motor kita akan menemui petunjuk arah kekiri menuju puncak bayangan dan lurus langsung menuju puncak seperti yang terlihat pada peta diatas. Waktu itu kami memilih jalan yang kekiri menuju puncak bayangan.terdapat sumber air disana .Setelah melewati selokan kecil kita akan melewati kebun jeruk ,setelah melewati kebun jeruk barulah pendakian dimulai.jalannya cukup terjal kemiringan hampr mencapai 70derajat yang membuat dengkul kita kena dahi kita sendiri tapi inilah mendaki gunung bukan naik gunung nanamya kalo dengkul belum kena dahi .hahah
Jalan menanjak setelah melewati kebun jeruk
Jalan semakin terjal menuju puncak bayangan


Jika kita melewati jalur ini kita akan disuguhi jalan yang terjal dan erdebu sampai puncak bayangan.Namun begitu Pemandangan di jalur ini paling indah dibanding jalur yang lain, apalagi jika kita caming di puncak timur, kita dapat melihat sunrise dan sunset .Waktu yang ditempuh pun cukup singkat kurang lebih satu setengah jam kita dapat sampai di puncak bayangan.Dari puncak bayangan menuju puncak utama kurang lebih setangah jam.



Keindahan puncak Timur/Puncak bayangan



Puncak utama dan puncak 1 dari batu kuda terlihat jelas dari sini

Dari puncak bayangan menuju puncak utama jala yang dilalui tidak seterjal menuju puncak bayangan,bukitnya cukup landai sekitar setengah jam kitasudah sampai di puncak utama.

Foto di puncak Utama


Foto saat ngaliwet di puncak utama
Setelah sampai di puncak utama dan menyantap nasi liwet ala chev M.Reza Maldini, kami turun dan memillih jalan lain yaitu jalan yang tadi kita jumpai pada saat pertama naik .jika kita turun dari puncak utama ada persimpangan menuju puncak bayangan dan menuju jalur yang tadi kita jumpai diawal pendakian.Jalur ini cukup terjal tapi tidak seterjal jalur menuju puncak bayangan.kamipun sampai kembali di persimpangan awal pendakian hanya memakan waktu 1jam saja dan sampai di titik awal pendakian, itu karena kami berjalan tanpa istrhat. Maklum waktu itu kami mulai turun dari puncak utama pukul 5 sore dan sanpai ditempat parkir motor pukul 6.


Puncak Via Palintang

Jika kita ingin melalui jalur ini menuju puncak manglayang , Kita bisa melalui Alun -alun Ujung Berung dan mengambil jalan ke utara menuju desa palintang ,setelah sampai di SD palintang disana terdapat jalan menuju kaki gunung manglayang , Setelah sampai di kaki gunung manglayang kita tinggal mengikuti jalur motor croos yang akan tembus di jalan tugu kostrad jika kita terus mengikuti jalur tersebut, Kita ambil jalan yang langsung menuju puncak .terdapat selokan kecil sebelum titik awal pendakian.Medannya pun hampir sama seperti Batu kuda namun jalannya lebih sempit dan rimbun.Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di puncak Manglayang +- 4 jam.Maaf kami tidak dapat menampilkan foto di jalur palintang, Karena kami mendaki lewat jalur ini sudah lama sekali jauh sebelum ada hp berkamera tepatnya sekitar tahun 2001.

 
Puncak Via Tanjung Sari 

Rute selanjutnya yang bisa dilewati menuju puncak Manglayang yaitu lewat Tanjung Sari kab.Sumedang tepatnya Desa Cibangkong, kamipun belum pernah mencoba jalur ini , Tapi jika anda dari kota bandung kejauhan kalau lewat jalur ini.

Itu lah rute - rute menuju gunung manglayang yang kami tahu, semoga bermanfaat bagi yang ingin mendaki gunung manglayang.Sekarang terserah anda mau ppilih jalur yang mana , kalau pengen yang extreme bisa coba pilihan no 1 .hehe
mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam tulisan ini.

Bagi anda yang tidak punya teman atau butuh teman naik gunung bisa hubungi kami.tks

Salam rimba dari kami ATROK EST - 1997

Terimakasih kepada Allah SWT yang telah memberi keselamatan kepada kami saat menjelajah gunung manglayang. 

Penulis   : Ridwan pratama 
photo by : Riza Abdilah,Bayu begundal


Sabtu, 20 Februari 2016

ASAL MULA BERDIRINYA ATROK



Foto saat berburu hewan liar di kaki gunung Mangparang Juli 1990

ATROK adalah komunitas pendaki gunung yang berdiri tahun 1997, asal mula terbentuknya atrok dimulai Sekitar tahun 90an diawali dengan 5 orang perintis ATROK yaitu abah amid (abah) cahya (picung) hadi (ajo) soleh (boxer) dan uwik (kalong) mempunyai hobi berburu dihutan dan disnilah cikal bakal terbentuknya atrok.Mereka berburu di hutan atau kaki gunung disekitaran bandung utara, setelah 7 tahun berburu mereka mulai mencoba mendaki gunung sambil mencari hewan buruan, awal gunung yang pertama didaki yaitu gunung Mangparang gunung yang letaknya dibelakang gunung manglayang dan bukit tunngul.dari situlah mereka mulai tertarik untuk menjadikan mendaki gunung sebagai hobi baru, Karena menurut mereka mendaki gunung punya kepuasan dan kebanggan tersendiri ketika kita bisa sampai di puncak gunung. Bagaimana tidak gunung yang begitu tinggi tidak lebih tinggi dari mata kaki kita seperti yang dikatakan pepatah sunda "ngereyeuh nikreuh sanajan bari pateuh gunung nu sakitu jangkungna teu leuwih jangkung ti mumuncangan urang".
Sepulangnya dari gunung mangparang mereka bercerita kepada teman yang lain tentang suka duka pada saat mendaki gunung, merekapun untuk ikut mendaki gunung, anggota pun bertambah, tidak hanya teman dekat rumah saja yang mulai tertarik sodara sodara abah yg berada di ujung berung pun ikut tertarik untuk ikut mendaki gunung karena awalnya mereka mempunyai hobi yang sama yaitu berburu hewan liar dihutan.
Dan dari sinilah kang Ayi mulai mempunyai ide untuk membuat suatu komunitas pendaki gunung, awalnya kang Ayi menyebut "APRAK" sebagai nama pertama yang di pakai untuk komunitas kita namun kang Dede ( ayot ) mempunyai nama yang tepat yaitu "ATROK" berasal dari kata atrok - atrokan yang berarti berpetualang..dan akhirnya nama "ATROK" pun terbentuk di akhir tahun 1997.
ATROK pun mulai rutin mendaki gunung khususnya di hari-hari besar seperti lebaran dan tahun baru.Dari tahun ketahun anggota atrok terus bertambah dan ada yang vakum .
Anggota Atrok yang aktif waktu itu berjumlah 17 orang yaitu :
- Abah sebagai orang yang dituakan di atrok                                                                                    
- Kang Soleh                          
- Kang Ucok
- Kang Uwik                       
- Kang Uwi
- Kang Picung                       
- Kang Birin
- Kang Hadi                           
- Kang Eden
- Kang Ayi                             
- Kang Banet
- Mang Dadang                     
- Kang Encep
- Mang Aan                           
- Kang Mamat Baby
- Mang Adim                        
- Mang Ayot                      

Dari tahun 1997 Atrok baru mendaki gunung yang berada di Bandung utara yaitu Gunung palasari, Manglayang, Mangparang, gunung Kasur dan Bukit tunggul.Di tahun 2005 anggota Atrok mulai berkurang dikarenakan sudah banyak yang berumah tangga Atrok pun mulai vakum mendaki gunung,dalam 1 tahun hanya Tahun baru saja Atrok mendaki gunung.


 Foto di puncak gunung Palasari Agustus 1998




  Foto anggota ATROK Lama di puncak Gunung Bukit Tunggul Desember 2001

                                             



Tahun 2008 Abah mulai mengajak anak muda yang sering berkumpul dirumanhya untuk mendaki gunung dan kembali mengaktifkan Atrok, Sekitar 21 orang Generasi baru atrok yang mulai mendaki gunung yaitu :
- Nono            
 - Umble
- Obay            
 - Gung Eot
- Iwong            
- Reza maldini
- Bondol         

- Kang Soleh ( sebagai anggota lama )
- Tio                
- Ucup
- Ari                   
- Adit
- Indra
- Banet (anggota lama )
- Haris
- Asep Obroy
- Agus keju
- Aceng
- Kang Rudi
- Andi
- Bayu    
 Namun hanya beberapa kali saja generasi penerus Atrok mendaki Gunung , Setahun mungkin hanya 2x hanya sebagai hiburan disaat jenuh saja mendaki gunung tidak dijadikan hobi.Nama Atrok pun mulai pudar di daerah kami.
Ditahun 2015 ketika mendaki gunung menjadi sebuah hobi baru di kalangan anak muda kota Bandung, Atrok mulai bangkit dari tidurnya .Kami mulai mendaki gunung lagi waktu itu gunung yang ingin kami tuju yaitu gunung Manglayang. Waktu itu kami mendaki 8 orang anggota Atrok lama hanya ada 2 orang yaitu Mang encep dan Mang Banet sisanya anggota baru yaitu Iwong, Adit, Ndut, Abo,Jodi dan Doni. Kami berencana Camping dan pagi harinya melanjutkan perjalan menuju puncak manglayang,Kami tidak Tahu rute menuju Gunung manglayang karena belum pernah sebelumnya hanya Iwong yang sudah pernah ke puncak manglayang tapi itu pada saat dia kelas 2 SD ,Tapi kami diberitahu kalau lewat culengkrang lah rute terdekat menuju gunung manglayang..kami berangkat dari rumah hari sabtu siang menuju Cilengkrang 1 ,setelah sampai di jalan cilengkrang 1 kami bertanya kepada warga sekitar, Kami diberi tahu ada 2 jalur yaitu lewat Batu kuda dan Curug cilengkrang.Kami memutuskan memilih rute Curug cilengkrang karena lebih dekat, Setelah sampai di pintu masuk curug cilengkrang kami mulai bertanya kepada penjaga loket masuk menurutnya ke puncak manglayang bisa lewat curug cilengkrang, Kamipun memutuskan masuk objek wisata curug cilengkrang dan menitipkan motor di warga sekitar.setelah berjalan kurang lebih 1jam menyusuri curug cilengkrang jalan yang kami lewati buntu tidak ada jalan lagi hanya ada tebing sekitar 100m.Setelah beristirahat sejenak untungnya ada warga yang sedang menjaring burung kamipun bertanya pada mereka ,ternyata setelah bewrtanya jalan yang kami ambil salah, jalan menuju puncak terlewat harusnya kita mengambil jalan kekanan bukan menyusuri curug, kami diberitahu jalan menuju puncak harus mengitari 2bukit dari tempat kami beristirahat,itupun kami harus membuat jalan sendiri untungnya kami biasa dilatih membuat jalan sendiri oleh senior kami . Hari semakin sore kami pun memutuskan melanjutkan perjalanan dengan menyusuri bukit yang cukup rimbun sesuai dengan petunjuk warga tadi,kami mulai mengeluarkan parang yang kami bawa dari rumah untuk membuka jalan yang tertutupi oleh rimbunnya rumput - rumput liar yang cukup tinggi .Sekitar jam 5 sore kami sampai di puncak bukit yang cukup lapang disana terdapat kebun kopi milik warga dan hutan pinus,kamipun mulai membuat tenda dan memasak nasi kamipun berkemah disana dengan tempat seadanya tapi pemandangannya cukup bagus.Pagi harinya kami tidak melanjutkan ke Puncak dikarenakan ada anggota kami yaitu Ndut mengalami cidera padahal menuju puncak pertama hanya tinggal 1jam lagi menurut warga tadi, kami pun pulang dengan menyusuri jalan setapak, kami kaget ketika sampai dibawah sangat cepat hanya setengah jam,jika kami tidak masuk lewat curug cilengkrang tapi masuk lewat jalan sebelum curug cilengkrang mungkin sekarang sudah dipuncak.Pendakian Gunung manglayang pun dinyatakan "GAGAL" .Berselang 2 minggu kami masih penasaran dengan puncak manglayang kami pun memutuskan untuk mendaki gunung manglayang lagi.Anggota yang kemarin ikut sebagian tidak ikut tapi Mang ayot sebagai penemu nama Atrok ikut kembali mendaki setelah 10tahun vakum mendaki gunung, Kami berangkat 8 orang dengan tambahan orang yang berbeda Yaitu Iwong,Reza,Bayu,Yuda,Ade,Mang Ayot Banet dan Encep. Kali ini kami PP tidak camping.Kami berangkat lebih pagi dari rumah dengan menggunakan sepeda motor menuju rute yang sama yaitu Cilengkrang.Kali ini kami tidak masuk lewat curug tapi lewat jalan pulang pada saat kami camping.Ternyata dugaan kami benar setelah 2jam berjalan kami sudah sampai di puncak pertama dan sampai di puncak manglayang 1/2jam kemudian.setelah sampai dipuncak Rasa lelah pun terbayar .ternyata setelah sampai dipuncak sangat banyak pendaki disana berbeda dengan jaman dulu hanya ada kami dipuncak sangat jarang bertemu pendaki lain dipuncak.setelah beristirahat sejenak dan membuat kopi kami turun gunung mencari sumber air untuk memasak karena persediaan air yang kami bawa tidak cukup.kami memilih jalan yang berbeda, kami melihat ada jalan disebelah barat dan mengambil jalan tersebut untuk pulang dengan harapan kami tidak salah mengambil jalan karena kami tidak tahu jalan tersebut hanya mengandalkan feeling.ternyata jalan yang kami lewati itu sering disebut tugu kostrad jalannya cukup extreme lebar jalan hanya 1.5m kiri kanan jurang kemiringan 90derajat jika terpeleset mungkin sangat susah untuk naik lagi.Untunya feeling kami benar setelah ke;uar dari jalan yang cukup extreme kami menemui hutan pinus tepat dibawah kami yaitu curug cilengkrang kamipun memutuskan untuk turun dan mencari tempat untuk memasak nasi karena cacing diperut sudah berdemo .wkwk
setelah selesai mandi dicurug cilengkrang ayot dan Reza mulai menunjukan keahliannya untuk memasak yang lain mencari kayu bakar.Setelah +- 1jam memasak nasi dan lauk pun siap untuk disantap cukup nasi liwet ikan asin jengkol tahu dan tempe tidak lupa sambal ayot sudah sangat nikmat.selesai makan kami menikmati alam sekitar sambil ngopdud wes mangan ora udud enek .sebagai pelengkap kenikmatan setelah makan.Pukul 4 sore kami mulai melanjutkan perjalanan pukul 5 sore kami sampai ditemap penitipan motor .Pendakian kali ini dinyatakan"SUKSES" kamipun merasa puas.
Sepulangnya dari manglayang kami bekumpul di rumah abah .Reza mempunyai ide untuk membuat baju supaya lebih seragam dan terlihat kompak kamipun setuju ,Dari sinilah ATROK bangkit dari tidurnya.setelah baju selesai dibuat kami memutuskan untuk Rutin mendaki gunung.setelah Manglayang kami berencana mendaki gunung bukit tunggul di awal tahun 2016,Kali ini anggota yang ikut semakin bertambah yaitu 16orang dan 1 anggota lama yang aktif kembali yaitu soleh (boxer) semangat Atrok pun bangkit lagi dengan bertambahnya generasi penerus atrok.Dan dari sini lah Atrok mulai mendapat pemikiran baru yang berawal dari khayalan teman kami Bayu S yang ingin mempunyai sponsor untuk Atrok,Meskipun khayalan itu tidak mungkin terjadi tetapi membuka pikiran kami untuk mencoba memperkenal atrok.Dimulai dari sini kami mulai serius memperkenalkan atrok.Setiap mendaki gunung kami selalu mendapat hikmah dan semakin paham makna dari mendaki gunung,hikmah yang kami dapat yaitu :
- Menjalin kerjasama 
- Membangun kekompakan 
- Melatih Kesabaran
- Belajar mengenal alam dan diri sendiri
- Menanamkan rasa welas asih pada sesama mahluk tuhan 
- Tenang dalam menghadapi masalah
- Semangat Pantang menyerah dalam mencapai tujuan

Dan masih banyak lagi, Jika kita menerapkannya dalam kehidupan sehari hari akan membuat kepribadian kita lebih dewasa, Jika menggambarkan puncak gunung adalah tujuan hidup kita, Sebelum sampai di puncak gunung  kita akan terus berusaha bagaimanapun caranya supaya kita dapat sampai dipuncak sekalipun ada jurang, rimbanya hutan dan hewan buas sekalipun kami akan tetap mencapai puncak gunung bagaimanapun caranya."Ngereyeuh nikreuh sanajan bari pateuh" .Begitupun dalam kehidupan sehari - hari jika kita benar - benar tau arti dari mendaki gunung kita tidak akan mudah menyerah dalam mencapai tujuan hidup kita, meskipun banyak halangan dan rintangan yang dilalui seperti halnya mendaki gunung.Kita pun semakin mengerti manfaat alam bagi kelangsungan hidup manusia dan kita wajib menjaganya untk kehidupan anak cucu kita kelak.
.Dari gunung ke gunung kami selalu mendapat pemikiran yang baru untuk dijadikan visi misi kami yang membuat kami bersemangat untuk mencapainya.Visi misi kami diantaranya :
- Bisa menjadi wadah bagi para pendaki gunung yang tidak punya teman untuk mendaki
- Mengexplore gunung - gunung yang jarang di jamah oleh orang khusunya yang berada di Bandung dan Jawa Barat
- Menembus rimba untuk mencari jejak - jejak leluhur atau "NAPAK TILAS"
- Mengajak generasi muda untuk mendaki gunung agar lebih paham manfaat alam bagi kita 
                                               
Foto sebagian generasi penerus ATROK di puncak Bukit Tunggul januari 2016
Foto saat ngaliwet di puncak Manglayang

Anggota atrok sekarang mencapai 30 orang dengan 4 anggota lama didalamnya,andai saja anggota Atrok yang lama tetap aktif anggota atrok kurang lebih 50 orang mudah - mudahan terus bertambah tiap tahunnya.Bagi kami kepuasan mendaki gunung bukan seberapa tinggi gunung itu tapi seberapa sulit medan yang dilalui dan yang terpenting seberapa dalam kita mengenal gunung tersebut, bukan seberapa tinggi MDPL yang dicapai tapi seberapa sulit jalan, halangan dan rintanagan yang dilewati untuk mencapai tujuan kita, itu yang menjadi ukuran bagi kita.Harapan kami Mudah - mudahan semakin banyak pendaki gunung di tanah dan tidak hanya mendaki dan menikmati alamnya saja tapi juga lebih mernjaga alam demi kelangsungan anak cucu kita.

Salam Rimba dari kami ATROK !!!!